Senin, 19 Desember 2011

Tidak cebok setelah buang air kecil.


Ibnu Abbas meriwayatkan :
مر النبي بحائط من حيطان المدينة فسمع صوت إنسانين يعذبان في قبورهما فقال النبي : يعذبان وما يعذبان في كبير { ثم قال } بلى { وفي رواية : وإنه لكبير } كان أحدهما لا يستر من بوله وكان الآخر يمشي بالنميمة. ( البخاري ).
"Suatu hari Nabi berjalan melewati sebuah kebun diantara kebun-kebun di madinah. Tiba-tiba beliau mendengar dua orang yang sedang di siksa dalam kuburnya, lalu beliau bersabda :
" Keduanya disiksa, padahal tidak karena masalah yang besar ( dalam anggapan keduanya ) – lalu beliau bersabda : benar ( yaa ), dalam riwayat lain disebutkan " padahal sesungguhnya ia adalah persoalan besar.  Salah seorang di antaranya tidak meletakkan sesuatu untuk menghalangi dari percikan kencingnya dan seorang lagi karena suka mengadu-domba. ( Bukhari ).
Bahkan Nabi bersabda :
أكثر عذاب القبر في البول
" Kebanyakan adzab kubur disebabkan oleh buang air kecil ( Ahmad ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar